Memulai Bisnis E-Commerce

Bisnis Software House dan Bisnis Konsultant IT telah Fauzi Online bahas sebelumnya. Tidak bosan-bosan juga agar rileks dan senyuman bertebaran di sekeliling teman-teman, silahkan lihat Jokes Programmer. Pada hari yang menyenangkan ini kembali mengisi sudut Blog Personal Fauzi dengan materi kuliah sistem informasi yaitu aplikasi bisnis TIK.

Informasi Mengenai Bisnis E-Commerce yang Fauzi Online bahas meliputi pengenalan e-commerce, ruang lingkup e-commerce, kategori e-commerce, serta jenis-jenis pasar e-commerce.

Bisnis E-Commerce Di Indonesia
Bisnis E-Commerce Di Indonesia
Sumber Gambar (http://google.co.id)

Pengenalan Bisnis E-Commerce

Electronic Commerce telah ada dalam berbagai bentuk selama lebih dari 20 tahun. Teknologi yang disebut dengan Electronic Data Interchange (EDI) dan Electronic Funds Transfer (EFT) pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1970-an. Pertumbuhan penggunaan kartu kredit, Automated Teller Machines dan perbankan via telepon di tahun 1980-an juga merupakan bentukbentuk Electronic Commerce. Di masa lalu, dunia bisnis bisa melakukan aktivitas antara satu dan lainnya melalui jaringan khusus tapi pertumbuhan drastis dari internet telah merubah paradigma tersebut dan akhirnya menjadikannya lebih luas. Electronic Commerce tradisional saat ini bisa dilakukan oleh pendatang baru dengan skala international.

Bagi sebagian besar perusahaan saat ini, e-commerce lebih dari sekedar membeli dan menjual produk secara online. Sebaliknya, e-commerce meliputi seluruh proses dari pengembangan, pemasaran, pejualan, pengiriman, pelayanan, dan pembayaran untuk berbagai produk dan jasa yang diperjualbelikan dalam pasar global berjaringan para pelanggan, dengan dukungan dari jaringan mitra bisnis di seluruh dunia. Istilah e-commerce dapat saja diartikan berbeda-beda oleh setiap orang, yang penting untuk dimengerti adalah persamaan-persamaannya : e-commerce melibatkan lebih dari satu perusahaan, dan dapat diaplikasikan hampir di setiap jenis hubungan bisnis. Ecommerce mengizinkan anda untuk menjual produk-produk dan jasa secara online. Calon pelanggan atau konsumen dapat menemukan website anda, membaca dan melihat produk-produk, memesan dan membayar produk - produk tersebut secara online.

Ruang Lingkup E-Commerce
E-Commerce meliputi beberapa bidang yang ada di dalamnya yang saling bersangkutan satu dengan lainnya, beberapa bidang tersebut adalah :
  1. Perdagangan via Internet (Internet Commerce)
  2. Perdagangan dengan fasilitas Web Internet (Web-Commerce)
  3. Perdagangan dengan sistem pertukaran data terstruktur secara elektronik (Electronic Data Interchange/EDI).
Kategori E-Commerce
Kategori dalam perkembangan e-commerce meliputi beberapa kriteria diantarannya:
  1. E-commerce Business to Consumer (B2C)
    Dalam bentuk e-commerce semacam ini, perusahaan harus mengembangkan pasar elektronik yang menarik untuk menjual berbagai produk dan jasa ke para pelanggan. Contohnya, banyak perusahaan menawarkan situs web e-commerce yang menyediakan pajangan virtual dan catalog multimedia, pemrosesan pesanan interaktif, system pembayaran yang aman, dan dukungan pelanggan online.
  2. E-commerce Business to Business (B2B)
    Kategori e-commerce ini melibatkan pasar e-business dan hubungan pasar langsung antar perusahaan. Contohnya, banyak perusahaan menawarkan situs web yang aman berisi catalog e- commerce melalui internet dan ekstranet untuk para pelanggan dari perusahaan dan para pemasok.
  3. E-commerce Consumer to Consumer (C2C)
    Keberhasilan besar dari lelang online, tempat para pelanggan dan juga perusahaan dapat membeli serta menjual ke satu sama lain dalam proses situs web lelang, menjadikan C2C sebuah strategis bisnis e-commerce yang penting. 
Jadi, berpartisipasi atau mensponsori lelang pelanggan atau perusahaan adalah alternative e-commerce yang penting untuk B2C, C2B, atau B2B. Iklan personal elektronik dari produk atau jasa untuk membeli atau menjual oleh para pelanggan di situs Koran elektronik, portal e-commerce pelanggan, atau situs web personal juga merupakan bentuk e-commerce C2C yang penting lainnya.

Jenis – Jenis Pasar E-Commerce
Banyak sekali aneka pasar dalam kriteria jenis e-commerce diantaranya dapat digolongkan sebagai berikut:
  1. Satu ke banyak (one to many)
    Sisi jual pasar. Menjalankan satu ke pemasok besar, yang menetapkan penawaran catalog produk dan harga. Contohnya, Cisco.com dan Dell.com.
  2. Banyak ke satu (many to one)
    Sisi beli pasar. Menarik banyak pelanggan yang mengerumuni tempat jual beli ini untuk menawar bisnis dari pembeli besar seperti GE atau AT&T. c. Beberapa ke banyak (some to many): Pasar distribusi. Menggabungkan para pemasok besar yang menggabungkan catalog produk mereka untuk menarik lebih banyak pembeli. Contohnya, VerticalNet dan Works.com.
  3. Banyak ke beberapa (many to some)
    Pasar pengadaan barang. Menggabungkan para pembeli pasar yang menggabungkan catalog pembelian mereka untuk menarik lebih banyak pemasok dan lebih banyak persaingan serta harga yang lebih rendah. Contohnya, Covisint dalam industri otomotif dan Pantellos dalam industri ketenagaan.
  4. Banyak ke banyak (many to many)
    Pasar lelang yang di gunakan oleh banyak pembeli dan penjual yang dapat membuat berbagai lelang dari pembeli atau pembeli untuk secara dinamis mengoptimalkan harga. Contohnya, eBay dan FreeMarkets.
Sekian postingan dari mata kuliah aplikasi bisnis TIK semoga bermanfaat.
Referensi:
http://www.amazonku.com/model-model-bisnis-e-commerce/, Diakses tanggal 6 April 2013

0 comments:

Post a Comment