Program Array String C++

Dalam syntax array kita dapat membuat ukuran sebuah variabel dengan nama variable yang sama namun mempunyai subscript atau index dalam masing masing variable itu sendiri sehingga kita bisa gabungkan dengan manipulasi sebuah syntax String seperti Dtrlen(Untuk mengetahui panjang karakter), Strcpy(Untuk mencopy suatu karakter dengan panjang tertentu) dengan syntax suatu array Char. Postingan kali ini fauzi akan sedikit berinovasi untuk membuat segitiga nama dimana, nama yang akan diinput oleh seorang user akan dimanipulasi dan menjadi berbentuk sebuah segitiga menurun. Jika teman-teman penasaran silahkan pelajari bersama-sama syntax program array string dari program yang ada di fauzi online.

Ketentuan Output yang akan dihasilkan sebagai berikut:
Untuk segera melihat codingnya silahkan Copas saja koding berikut di Turbo C++ teman-teman:

CODING PROGRAM ARRAY STRING (SEGITIGA NAMA):

#include < iostream.h >
#include < conio.h >
#include < string.h >
int main(){
int i,j,panjang;
char nama[80];
clrscr();
cout < < "Silahkan Masukan Nama Kamu: ";
cin > > nama;
panjang=strlen(nama);
for (i=0;i < panjang;i++){
for (j=i;j < panjang;j++)
cout < < nama[j];
cout < < endl;
}
getch();
}


Ok sekian postingan saya dalam program Array dalam String (Inovasi Segitiga Nama) dan semoga program di atas dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. Jangan lupa terus doakan saya dalam UTS di semester 4 ini semoga dapat diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan semua soal UTS kali ini.AMIIN AMIIN YA RABAL ALAMIN.

Created By: Fauzi Online

Program Arti Nama

Ada yang bilang bahwa suatu nama itu mempunyai arti sendiri, begitupula nama teman-teman, ada yang berarti berkah atau mungkin aja suatu singkatan dari nama ayah dan ibu kalian. Dengan konsep Syntax array dan pembelajaran manipulasi String yang telah kita pelajari dalam pemrograman C++, kali ini fauzi akan coba membuat game atau permainan dimana program ini mempunyai kemampuan untuk menganalisa dan mengetahui arti nama kamu. Hehe, Jika teman-teman penasaran silahkan mencoba program di bawah ini:

Ketentuan Output yang diinginkan:
Untuk segera melihat codingnya silahkan Copas saja koding berikut di Turbo C++ teman-teman:

CODING PROGRAM ARTI NAMA:

#include < iostream.h >
#include < conio.h >
#include < string.h >
int main(){
clrscr();
//ini deklarasi array untuk string:
char nama[25];
char setuju;
int i,panjang;
cout < < "==============================" < < endl;
cout < < " PROGRAM CREATED FAUZI (2KA01/14109359)" < < endl;
cout < < " PROGRAM INI BISA MENGARTIKAN NAMA KAMU LOH" < < endl < < endl;
cout < < " enjoy it.. http://uzi-online.blogspot.com" < < endl;
cout < < "=============================" < < endl < < endl < < endl;
cout < < " MASUKAN NAMA LENGKAP KAMU : ";
cin.getline(nama,25);
panjang=strlen(nama);

cout < < "=============================" < < endl;
cout < < " NAMA LENGKAP KAMU : " < < strupr(nama) < < endl;
cout < < "=============================" < < endl;
cout < < " PANJANG HURUF : " < < panjang < < endl;

for (i=0;i < panjang;i++){
cout < < "=============================" < < endl;
cout < < " HURUF KE-" < < i+1 < < " : " < < nama[i] < < " = ";
switch(nama[i])
{
case 'A': cout < < "AMIT AMIT" < < endl; break;
case 'B': cout < < "BAU JENGKOL NIH HEHE" < < endl; break;
case 'C': cout < < "CINTA CINTAAN MU PIKIRANYA HAHA" < < endl; break;
case 'D': cout < < "DERMAWAN KAYANYA AMIIN" < < endl; break;
case 'E': cout < < "EMANG JELEK HEHE" < < endl; break;
case 'F': cout < < "FAUZI TUH BAIK, KAMU BAIK KAYA DIA HEHE" < < endl; break;
case 'G': cout < < "GAGAH GATENG GRRR, HAHA" < < endl; break;
case 'H': cout < < "HARUS JADI ANAK BAIK KAMU! HOHO" < < endl; break;
case 'I': cout < < "IMUT IMUT" < < endl; break;
case 'J': cout < < "JELEK JIJIK JUNGKRING, WKWK" < < endl; break;
case 'K': cout < < "KAYANYA HARUS CEPET CEPET IMUNISASI DEH HAHA" < < endl; break;
case 'L': cout < < "LAMUN TERUS NIH PIKIRANYA" < < endl; break;
case 'M': cout < < "MANIS KAYA FAUZI NIH, HEHE" < < endl; break;
case 'N': cout < < "NANGIS MULU KERJAANYA! HAHA" < < endl; break;
case 'O': cout < < "OWALAH CALON JURAGAN NIH AMIIN" < < endl; break;
case 'P': cout < < "PACARAN MULU KERJANYA! HOO" < < endl; break;
case 'Q': cout < < "QAWUS EMANG ENAK DICUEKIN, HAHA" < < endl; break;
case 'R': cout < < "RINDU TUH SAMA SOMEONE YAAA? HEHE" < < endl; break;
case 'S': cout < < "SABAR NIH ORANGNYA, HEHE" < < endl; break;
case 'T': cout < < "TIDUR MULU KERJAANYA! HOO" < < endl; break;
case 'U': cout < < "UANG TERUS PIKIRANYA" < < endl; break;
case 'V': cout < < "VITAL NIH KALO SIFAT JELEK DIJAGA TERUS! CKCK" < < endl; break;
case 'W': cout < < "WAGU GAYA RAMBUTNYA! HAHA" < < endl; break;
case 'X': cout < < "X ?? JAGO PERKALIAN 4 DIGIT NEH KAYANYA.. WKWK" < < endl; break;
case 'Y': cout < < "YEEE KAGA TAU AH FAUZI CAPEK! HAHA" < < endl; break;
case 'Z': cout < < "ZANGAN BERBUAT MAKSIAT YAA.. HEHE" < < endl; break;
default: cout < < " - " < < endl;break;
}
}
cout < < "=============================" < < endl;
cout < < "KETIKAN APAPUN KEMUDIAN ENTER UNTUK KELUAR PROGRAM = ";cin > > setuju;
return 0;
getch();
}


Ok sekian postingan saya dalam program arti nama dan semoga program di atas dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. Jangan lupa terus doakan saya dalam UTS di semester 4 ini semoga dapat diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan semua soal UTS kali ini.AMIIN AMIIN YA RABAL ALAMIN.

Created By: Fauzi Online

Program Membuat Menu C++

Jika kita telah pernah mempelajari mengenai pembuatan menu menggunakan kontrol switch di Pascal, Basic sekian lama yang lalu maka dalam postingan fauzi kali ini , kita akan mempelajari membuat program menggunakan kontrol switch dengan bahasa C++, Adapun ketentuan program yang diinginkan oleh dosen pemrograman terstruktur saya yaitu sebagai berikut:

Pembuatan Program Menu:
1.Menu Pertama: Buat Program Menggunakan Syntax Array
2.Menu Kedua: Buat Program Menggunakan Syntax Pointer
3.Menu Ketiga: Buat Program Menggunakan Syntax Pemrograman Objek
4.Menu Untuk Keluar

Adapun untuk ketentuan Output yang dihasilkan akan sebagai berikut:

Sedangkan untuk melihat codingnya silahkan pelajari dan coba bersama-sama, di bawah ini

CODING PROGRAM MENU:

#include < iostream.h >
#include < conio.h >
#define baris 3
#define kolom 4

class pertama
{
int x, y;
public:
void set_values (int,int);
int area(void)
{
return (x*y);
}
};
void pertama::set_values(int a,int b)
{
x = a;
y = b;
}
void pbo()
{
clrscr();
cout < < "================= pemrograman objek=======================\n";
cout < < "ket: program ini akan mengalikan 2 bilangan dgn konsep PBO\n";
cout < < "----------------------------------------------------------\n";

int c,d;
pertama premium;
cout < < "masukkan bilangan 1 : ";cin > > c;
cout < < "masukkan bilangan 2 : ";cin > > d;
premium.set_values(c,d);
cout < < "area: " < < c < < " x " < < d < < " = " < < premium.area();
getch();
}

void tambah_array()
{
clrscr();
cout < < "===================== penjumlahan array ============\n";
cout < < "ket: program ini akan menambahkan 2 buah matriks \n";
cout < < "----------------------------------------------------\n";

int a,b;
int array1[baris][kolom];
int array2[baris][kolom];
int total[baris][kolom];
cout < < "==== penjumlahan matriks (2,3)====" < < endl;
for (a=1;a < 3;a++){
for (b=1;b < 4;b++){
cout < < "masukkan nilai matrik 1 [baris,kolom]" < < "[" < < a < < "]" < < "[" < < b < < "] : ";
cin > > array1[a][b];
}}
cout < < endl;
cout < < endl;
for (a=1;a < 3;a++){
for (b=1;b < 4;b++){
cout < < "masukkan nilai matrik 2 [baris,kolom]" < < "[" < < a < < "]" < < "[" < < b < < "] : ";
cin > > array2[a][b];
}}
cout < < endl;
cout < < endl;
for (a=1;a < 3;a++)
{
for (b=1;b < 4;b++)
{
total[a][b]=array1[a][b]+array2[a][b];
clrscr();
}
}
cout < < "maka hasilnya adalah" < < endl;
for (a=1;a < 3;a++)
{
for (b=1;b < 4;b++)
{
gotoxy(5,3);cout < < total[1][1];
gotoxy(6,3);cout < < total[1][2];
gotoxy(7,3);cout < < total[1][3];
gotoxy(5,4);cout < < total[2][1];
gotoxy(6,4);cout < < total[2][2];
gotoxy(7,4);cout < < total[2][3];
getch();
}}
}
void pointer()
{
clrscr();
int a,b;
cout < < "===================== pointer =====================\n";
cout < < "ket: program ini akan menambahkan 10 ke setiap nilai\n";
cout < < "----------------------------------------------------\n";
cout < < "masukan nilai pertama : ";cin > > a;cout < < endl;
cout < < "masukkan nilai kedua : ";cin > > b;cout < < endl;
int value1=a,value2=b;
int *mypointer;
mypointer=&value1;
*mypointer=a+10;
mypointer=&value2;
*mypointer=b+10;
cout < < "value 1 : " < < value1 < < endl;
cout < < "value 2 : " < < value2 < < endl;
getch();
}
int main(){
int pil;
menu:
clrscr();
cout < < "selamat datang di menu" < < endl;
cout < < "1.untuk materi array" < < endl;
cout < < "2.untuk materi pointer" < < endl;
cout < < "3.untuk materi PBO" < < endl;
cout < < "4.untuk keluar" < < endl;
cout < < "masukkan pilihan [1,2,3,4] : ";cin > > pil;
switch (pil){
case 1:
tambah_array ();
break;
case 2:
pointer();
break;
case 3:
pbo();
case 4:
goto exit;
default:
cout < < "anda salah menginput data";
exit:
};
return 0;
getch();
}


Ok sekian dulu postingan fauzi kali ini dan semoga program menu di atas dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. Jangan lupa terus doakan saya dalam UTS di semester 4 ini semoga dapat diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan semua soal UTS kali ini. AMIIN AMIIN YA RABAL ALAMIN.

Created By:
Kelompok Fauzi Dalam Tugas TPT2

Keputusan Direktur Bank

Misalkan saya menjabat sebagai Direktur Utama dalam sebuah perusahaan yang mempunyai beberapa cabang perusahaan dan masing-masing cabang mempunyai penghasilan bersih Rp.100.000.00,00 . Saya akan memulai memutuskan membangun E-business (Sistem Bisnis enterprise) untuk mengawasi dan mendapatkan informasi pada masing-masing cabang kapanpun saya inginkan.Kegiatan sistem enterprise ini (E-Business) dilakukan secara elektronik dan diawali dengan adanya pertukaran data leketronik pada masing-masing cabang sehingga saya dapat memperoleh informasi dari segi yang diinginkan secara real time atau kapan saja setiap masing-masing cabang melakukan proses transaksi dan pengupadatean data.

Dengan Omset 100 Juta perbulan keputusan saya sebagai direktur utama yaitu menginginkan 40 % dari setiap cabang harus dialokasikan untuk pembangunan dan pemeliharaan sistem E-business yang saya rancang, adapaun susunan komposisi dari 40% tersebut antara lain 10% untuk pembangunan sistem penjualan dan pemasaran, 10% untuk sistem manufaktur dan produksi, 10% untuk sistem keuangan dan 10% untuk sistem Sumber daya manusia.


Penjelasan dari setiap sistem sebagai berikut:

Sistem Penjualan dan Pemasaran

Sistem ini membantu untuk memanajemen dan mengawasi pergerakan yang mempengaruhi produk baru dan kesempatan pejualan lebih optimal

Sistem Manufaktur dan Produksi

Sistem ini akan membantu untuk perencanaan, pengembangan, pemeliharaan serta penjadwalan produksi akan lebih terstruktur rapi dan dapat disesuaikan dengan target yang ingin dicapai amsing-masing cabang

Sistem Keuangan dan Akuntansi

Sistem ini akan membantu saya untuk menetapkan sasaran investasi jangka panjang untuk perusahaan pada khususnya dan memberikan peramalan jangka panjag mengenai kinerja keuangan masing-masing cabang pada umunya.

Sistem Sumber Daya Manusia

Sistem SDM ini dapat membantu memanajemen mengenai kebutuhan SDM untuk memenuhi rencana bisnis jangka panjang masing-masing cabang perusahaan.

Itulah Langkah saya Andai saya menjadi direktur Utama Sesungguhnya.. hehe
Referensi:
Gunadarma 2007. Betty Yudha (Bab 7 Mengenai E-Business SIM2)

Operational di Citibank

Kasus MD alias Inong Melinda menjadi perbincangan Trend Topic di seluruh kelas saya saat UTS SIM hari selasa kemarin, bagaimana tidak? materi yang diambil oleh dosen kita yaitu mengenai kasus MD untuk bahan UTS kemarin. Maka dalam postingan kali ini saya akan kembali menceritakan bagaimana tanggapan saya jika menjabat sebagai Direktur Operasional Citibank, yang sekaligus jawaban dari soal UTS yang kemarin saya tulis.

Sosok MD merupakan salah satu karyawan citibank yang mempunyai kinerja prestasi bagus dalam kerjanya sehingga menjabat menjadi Senior Relation Manager yang berarti membawahi tugas mengelola nasabah dengan deposito lebih dari 500 Juta. Namun otoritasnya sebagai relation manager , ia salah gunakan untuk kepentingan pribadi dengan cara menyodorkan blangko fiktif kepada para nasabah, lalu ia merekayasa nilai setoran dan menggangsir sebagian dana nasabah ke rkening pribadinya. Sehingga diduga dalam penyidikan kerugian negara mencapai 17 Miliyar dari 3 nasabah yang menjadi korbanya.
Langkah saya sebagai direktur operasional untuk citibank ke depan antara lain sebagai berikut:

Pertama,
Melakukan penyempurnaan pengawasan segala otoritas transaksi dan semua kegiatan yang ada hubunganya dalam aktivitas-aktivitas transaksi oleh semua staff citibank

Kedua,
Melakukan adanya pemisahan tugas yang lebih ketat, karena dalam kasus MD sebelumnya penyidik telah mengindikasi adanya koalisi antara MD selaku Relation Manager dengan tellernya. Oleh karena itu seharusnya Citibank wajib memisahkan fungsi teller yang tidak berkedudukan di bwah Business Manager guna memastikan adanya dual kontrol demi kemanan nasabah Bank.

Ketiga,
Melakukan penjagaan asset, catatan maupun dokumen yang lebih ketat, Karena untuk mencegah adanya blagko fiktif seperti yang disodorkan MD kepada nasabah terulang lagi, sebaiknya penjagaan asset maupun dokumen (Blangko nasabah) harus lebih dijaga oleh pihak keamanan yang bersangkutan, sehingga adanya sistem kemanan berlapis dalam pihak Citibank demi keamanan nasabah.

Keempat,
Pemeriksaan Independent atas kinerja, Sebagaimana prestasi kinerja yang dihasilkan oleh MD memang dibilang bagus, namun dalam hal ini seharusnya Citibank tidak melalaikan pemeriksaan independent kepada semua staff termasuk MD. Citibank harus lebih jeli melihat indikasi-indikasi kolusi korupsi dalam staffnya sendiri.

Kelima,
Melakukan rotasi pegawai secara berkala dan pemberian sanksi tegas kepada staff yang melanggar peraturan Citibank. Karena dengan adanya sistem rotasi pegawai maka kerahasiaan dan sistem pemisahan tugas akan tetap terjaga, sebagaimana yang diwajibkan oleh bidang pengawasan perbankan BI. Selain itu diperlukan adanya sanksi tegas merupakan langkah wajar untuk mencegah kerugian yang akan dialami perusahaan oleh tindakan yang tidak wajar seperti yang dilakukan oleh MD.
Langkah saya yang Keenam,
Mentaati peraturan dan nasehat dari Bank Indonesia selaku badan pengawasan perbankan demi kemanan dan kenyamanan nasabah Citibank untuk membatasi nasabah Citibank sementara waktu dan mengijinkan Bank Indonesia melakukan proses Audit Investigasi kepada pihak Citibank. Sehingga citra Citibank sebagai tempat uang yang aman akan pulih dan terjaga bersama-sama oleh masyarakat Indonesia.


Demikian langkah langkah saya jika menjabat menjadi seorang Direktur Operasional Citibank.

Referensi:
http://kompas.com
http://temporaktif.com/
http://ekonomizone.blogspot.com/

Kehilangan KTM

Fauzi Online khan juga manusia jadi boleh dong, saya curhat di blog saya sendiri? Saat itu tanggal hari Selasa tanggal 5 April 2011 , digit angka dalam handpone nexian saya kira-kira sudah menunjukan pukul 08.00, saatnya mandi untuk memulai aktivitas praktikum integrated Laboratory di Kampus H Kelapa Dua Depok, wajar perjalanan saya menuju tempat bersimbah ilmu membutuhkan sekitar waktu normal 45 Menit dari kota hujan tempat saya tinggal. Sebelum saya mandi saya menyiapkan barang bawaan saya menuju tempat pertempuran di Ladang ILAB nanti hmmm.. buku tulis satu (Buku Matlan semester 3 pelajaran MATLAN) saya masukan ke dalam tas gendong saya, cukup itu ji?? ya mungkin cukup itu saja yang harus saya bawa, dan barang lainya akan saya tinggalkan saja menjadi harta karun di kamar yang memang seperti kapal titanic yang sedang goyang saat itu (Berantakannya maksudnya) hehe.

Sudah 40 Menit saya habiskan untuk mandi dan menyiapkan barang bawaan, saatnya capcus alias berangkat nih, koq gag laper? Udah kebiasaan memang jika saya tidak merasa lapar , ya tidak usah sarapan. Tidak ada hal aneh ataupun mencurigakan saat saya masih di rumah dan ucapan salam pun saya ucapkan di teras depaqn rumah dengan lantang dan gagah berani bak prajurit akan perang
Mba berangkat assalamualaikum!! Teh Berangkat assalamualaikum!! Put.. Om Uji berangkat assalamualikum, Doaenn yak (demikianlah Kata kata yang pasti wajib saya ucapkan saat meninggalkan rumah)

Oke dalam perjalanan nih ceritanya pikiran saya udah mulai ke materi praktikum nanti MATLAN nyambung ke materi apa yah minggu ini?, modul materipun tidak pernah saya print, baca satu slide kemudian tidur . Maka haraplah maklum sudah beberapa pertemuan nilai pretest dan posttest saya mengalami “kemajuan” dalam bidang nada tempo do re mi fa alias mendapat nilai 20 30 40 dan paling tinggi ya dapat 50.. (Hahahaha Malu Sebenernya mau nulis).

Alhamdulilah jam 09.00 sudah nyampe setelah sampai di tempat ceritanya proses perampokan modul materi punya teman pun saya sukses lakukan, setelah membaca modul sekiranya 20 menit, bell bunyi ILAB pun berdentang.. Okeh saya siap menunju kesuksesan menembus nilai 60 untuk pretest dan postest kali ini (Ngarepp). Teman-teman pun berbondong-bondong berbaris kaya semut merah masuk ke trowongan, begitu pula dengan saya , bebrapa detik kemudian entah kenapa perasaan saya tiba-tiba berasa asem kecut nih, melihat isi dompet saya ada satu kartu yang tampak disitu, kartu warna kuning ungu saya! Astaghfirullah KTM saya mana?
KTM yang mempunyai fungsi ganda sebagai ATM DKI tempat uang gaji saya selama berkarir di Lab. Dimana nih? Gimana juga nih kalo beneran ilang?

Huuuft tarik nafas Tenang ji tenaang.. Okeh saya kembali lagi untuk duduk di depan LCD tempat praktikan menunggu, saya keluarkan isi tas saya satu persatu di situ, Okeh gag ada! Tenang ji slow.. saya coba yakinkan sekali lagi untuk membuka dompet tipis saya, saya keluarkan mulai dari kartu askes, kartu ATM, naaah ada kartu nih tapi itu kartu OSIS!! (okeh sekarang baru nih gag lucu!). Tarik napas panjang tenang...... mulai lapor ke meja atend ILAB.

Percakapan pun terjadi antara saya dengan kakak ILAB berambut pendek kacamata:
Kak , KTM saya sepertinya hilang! Sedangkan KRS saya di rumah! Saya harus bagaimana kak? Laporan saya. Hmmmm, saya kasih waktu buat ambil KRS , rumah kamu dimana? Tanggapan KakAtenden, Di Bogor kak! (jawab singkat saya). Waah, ya udah nggak cukup waktunya ambil KRS kalo gitu (Respon jawaban singkat saya dari kak Atenden),
Berhubung setelah praktikum Matlan ada praktikum teknik pemrograman terstruktur, saya pun berinisiatif mengambil motor di parkiran dan nekat untuk mengambil KRS saya yang ada di Bogor.

Dan percaya gag percaya sekitar satu jam 40 menit perjalanan saya dari Depok menuju Bogor kemudian kembali lagi ke Depok, Alhamdulilah saya ucapkan karena berhasil sehat walafiat kembali lagi ke Depok untuk mengikuti praktikum Teknik Pemrograman Terstruktur, untuk Praktikum Matlan mungkin saya memang diharuskan berlapang dada karena mau gag mau saya kehilangan satu praktikum untuk matkul tersebut. Setelah selesai praktikum langsung saya bergerak ke Bank untuk memblokir No ATM yang ada di KTM saya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Empat kata yang ada dalam benak saya saat semua selesai saya selesaikan “Alhamdulilah Semoga Ada Hikmahnya” Namun satu kalimat yang masih terganjal dalam lubung hati saya yaitu “Astaghfirullah Sampai postingan ini saya upload sebenarnya Dimanakah KTM saya sekarang berada ?” hiks hiks


WANTED !!!!



Referensi: Kisah asli Fauzi

Kompak Dalam Organisasi

Seringkali kita melihat sekumpulan orang berjalan dengan terlihat sangat kompak atau serasi dalam komunikasi mereka, misalkan kita lihat dari segi kompak memakai baju, kompak dalam perilaku, kompak dalam pemikiran atau ucapan maupun pendapat, itulah pandangan kita jika kita melihat arti dari sikap beberapa orang atau sahabat dalam menilai kekompakan, namun dalam hal yang menyangkut organisasi atau sebuah komunitas, arti kompak dalam organisasi adalah kumpulan orang-orang yang berjualan demi mendapatkan sesuatu perkumpulan, lain halnya orang jepang mendefinisikan sebuah organisasi yaitu sebuah wadah gabungan dari berbagai kekuatan untuk mewujudkan kekuatan yang lebih hebat dalam mencapai tujuan tertentu.

Sering kita sadari memang sebuah kekompakan dan sebuah keharmonisan dalam organisasi itu memang sangat sulit untuk diwujudkan ,yang terkadang hanya disebabkan oleh sebuah perbedaan, padahal sebuah perbedaan bisa dijadikan sebagai sumber persatuan jika dikemas dengan kekompakan. Banyak kegagalan yang dijumpai dalam sebuah organisasi yang faktor utamanya adalah tidak adanya kekompakan dalam tubuh organisasi tersebut. Selayaknya kesatuan negara kita Indonesia yang disatukan oleh sebuah persatuan kesatuan dalam pancasila yakni walaupun Berbeda tetapi tetap satu Jua, seharusnya dalam perjalanan sebuah organisasi juga harus menerapkan konsep kesatuan dalam pancasila d seperti negara Indonesia.

Dalam kesempatan kali ini saya menawarkan beberapa langkah dalam upaya membina kekompakan anggota dalam suatu Organisasi antara lain:
Rasa Persamaan visi misi
Dalam organisasi sangatlah diperlukan adanya visi dan misi yang jelas, sehingga anggota dengan sendirinya akan dipersatukan oleh visi dan misi itu sendiri, bagaimanapun juga visi dan misi dalam sebuah organisasi adalah pondasi utama yang sangat menentukan kelanggengan organisasi di masa yang akan datang. Jika dalam individu anggota sudah memilki visi misi yang sama, maka akan sangat mudah untuk dipersatukannya.
Rasa Saling Percaya
Sebuah kesalahpahaman atau missunderstamding antar anggota sering terjadi dalam perjalanan suatu organisasi, Hal ini dapat diatasi jika terlahir sebuah proses keterbukaan dan saling mempercayai sesama anggota sehingga akan membentuk suatu hubungan kekompakan anggota,
Rasa Kerjasama, komunikasi dan konflik
Keharmonisan dalam berorganisasi tentunya sangat erat ketergantungannya dengan jiwa kerjasama, komunikasi dan konflik. Segalanya memang perlu pembiasaan, jika ingin memiiki anggota yang kompak, maka asas bekerjasama harus terus dibakar dalam tiap individu anggota, jangan pernah melihat kadar berat ringannya perbuatan tersebut, karena bagaimanapun juga dalam kehidupan berorganisasi segalanya harus dipikul bersama, meskipun sejatinya perkara tersebut bisa dilaksanakan sendiri. Begitu pula dalam komunikasi sesama anggota juga sangat dibutuhkan, jiwa kebersaaan akan tumbuh subur dalam individu anggota jika komunikasai terus berjalan. Lain halnya dalam memandang konflik biasanya semua orang selalu memakai kacamata negative, seolah-olah dalam konflik itu tidak akan menghasilkan sisi positif, padahal jika para anggota terlebih lagi pemimpinnya mampu mengemas konfik itu dengan kemasan yang baik, maka konflik tersebut bukan akan mendatangkan keretakan, namun sebaliknya ; mempererat persatuan dan membina kekompakan.


Demikianlah beberapa ulasan dan pendapat saya mengenai langkah-langkah standar bagaimana membentuk suatu kekompakan dalam organisasi , karena dalam perkembangan sebuah organisasi tanpa adanya suatu kekompakan dan kesatuan langkah visi serta misi yang ada di sesama benak anggota masing-masing, organisasi tersebut tidak akan berjalan lancar dan berkembang maju.

Referensi:
http://afandyna.blogspot.com/2007/06/membina-kekompkan-anggota.html

Komunitas dan Organisasi

Setelah direnungi saat jiwa kita berdiri sendiri dalam sepinya malam saat itulah kita menyadari bahwa kita tidak dapat lepas dari intertaksi dengan orang lain. Berinteraksi dan bersosialisasi merupakan kebutuhan dasar yang telah ada pada diri setiap manusia sejak lahir ke dunia.

Dalam berinteraksi di masyarakat, kita memerlukan kebersamaan dan kekompakan untuk menjaga kerukunan satu sama lain. Hal ini sangat penting artinya dalam menjaga hubungan interaksi sosial agar dapat berjalan dengan lancar dan terhindar dari berbagai konflik. Saling pengertian antar individu mutlak diperlukan untuk mewujudkan ketentraman dan kedamaian dalam suatu masyarakat. Selain itu kebersamaan dan kekompakan juga sangat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan. Sebuah tim yang memiliki suatu visi perlu menjaga kekompakan dari seluruh anggota timnya agar dapat menjalankan misi-misi mereka untuk mencapai visi yang di cita-citakan.

Ada beberapa cara untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan yang dapat kita lakukan. Diantaranya adalah melalui komunitas dan organisasi. Kedua hal ini memiliki peran penting untuk memupuk kebersamaan dan kekompakan bagi anggotanya. Dalam sebuah komunitas, anggota-anggotanya pada umumnya memiliki kegemaran yang sama. Dari kesamaan hobi atau kegemaran inilah anggota-anggota dalam suatu komunitas dapat menjalin pertemanan. Acara-acara yang diselenggarakan dalam sebuah komunitas umumnya berfokus pada tujuan untuk mempererat kebersamaan antar anggotanya.

Sebagai contoh, banyak Komunitas di kampus Gunadarma seperti komunitas GAMAGUDABO (Gabungan Mahasiswa Gunadarma Bogor) yang sering mengadakan acara kopdar bareng, donor darah, atau santunan sosial yang tidak lain adalah untuk lebih mempererat pertemanan yang terjalin baik dengan sesama anggota komunitas maupun dengan masyarakat di luar komunitas kampus tersebut. Dengan terjalinnya pertemanan yang erat inilah akan mudah terwujud suatu kebersamaan dan kekompakan dalam suatu komunitas.

Selain Komunitas Gamagudhabo ada juga komunitas-komunitas lain seperti Komunitas Photografer, Komunitas Pecinta Harley, Komunitas Game, dan lain lain. Semuanya pada umumnya memiliki tujuan untuk mempersatukan orang-orang yang memiliki minat yang sama dan kegiatan yang sama untuk dapat menjalin suatu kebersamaan sehingga mereka dapat menyalurkan dan mengembangkan hobi yang mereka miliki dengan baik. Selain komunitas, organisasi juga merupakan sarana ampuh untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan. Organisasi yang terstruktur dengan baik sangat efektif untuk mengatur hubungan antar anggotanya. Melalui berbagai peraturan dan budaya yang berlaku dalam organisasi dapat terjalin suatu hubungan yang harmonis antar anggotanya. Sebagai contoh, organisasi yang terstruktur dengan baik saat kita duduk di bangku SMA yaitu organisasi OSIS dan Pramuka. Organisasi-organisasi tersebut mendidik anggotanya untuk memiliki semangat bersatu, bekerja sama, serta berdisiplin sehingga akan mudah terjalin kebersamaan dan kekompakan dalam organisasi tersebut.


Jadi kesimpulanya baik dalam komunitas maupun organisasi, setiap anggotanya perlu memiliki sikap saling menghargai dan saling mengerti untuk dapat mempertahankan keutuhannya. Ketika mmenghadapi suatu permasalahan dalam komunitas maupun organisasi, penyelesaiannya harus dilakukan bersama-sama. Kebersamaan akan mudah tercerai-berai saat ada suatu masalah yang tidak dipecahkan secara bersama atau mementingkan salah satu pihak. Untuk itu, musyawarah mutlak diperlukan dalam setiap komunitas atau organisasi.

Referensi:
http://miftahur.com/peran-komunitas-dan-organisasi-dalam-mempererat-kebersamaan-dan-kekompakan
http://community.gunadarma.ac.id/

Strategi Berorganisasi

Kadang dalam peperangan sebuah negara ataupun sebuah games perang seringkali kita mendengar dari kata strategi. Strategi perang ataupun taktik perang sering kita anggap adalah keahlian dari sebuah pemimpin untuk mengatur komando dari anak si buah untuk mencapai suatu tujuan, yaitu negara jajahan atau perlawanan terhadap penjajah misalnya. Kali ini saya akan memberi sedikit penjabaran untuk mengartikan strategi dalam hal konteks lain yaitu dalam hal strategi organisasi.

Pengertian strategi organisasi sangatlah beda dengan konteks strategi perang , ada beberapa pengertian yang saya ambil dari beberapa ahli bahasa antara lain:
Menurut Oxford Pocket Dictionary Strategi merupakan Seni perang, khususnya perencanaan gerakan pasukan, kapal, dan sebagainya menuju posisi yang layak; rencana tindakan atau kebijakan dalam bisnis atau politik dan sabagainya.
Sedangkan Menurut Alfred Chandler (1962) Strategy & Structure MIT Press,Cambridge. Strategi merupakan penetapan sasaran dan tujuan janngka panjang sebuah perusahaan, dan arah tindakan serta alokasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai sasaran dan tujuan itu.


Dari dua garis besar pengertian ahli bahasa dasar di atas dapat disimpulkan bahwa strategi organisasi merupakan “Memadukan tema pokok yang memberikan koherensi serta arah tindakan dan keputusan suatu organisasi”. Dengan kata lain untuk mencapai sebuah keberhasilan dari suatu tujuan diperlukan adanya strategi.
Apa Hubungan Strategi dengan Keberhasilan Suatu Organisasi ?
Dalam suatu penalaran yang mendasari penelitian manajemen strategi adalah ba hwa melalui formulasi dan penerapan strategi yang efektif kinerja perusahaan dapat ditingkatkan.

Pada umumnya, strategi yang berhasil mengkombinasikan empat karakteristik utama :
1. Sasaran sederhana jangka panjang.
Landasan setiap strategi organisasi harus merupakan kejelasan dari sasaran. Apabila tidak ada konsensus dan konsistensi terhadap sasaran, strategi tidak akan dapat memberikan stabilitas dan kesatuan arah.
2. Melalui analisis lingkungan pesaingan.
Kemampuan mengidentifikasi kebutuhan yang umum dari konsumen anggota masyarakat. Pemahaman tentang penilaian pasar saham,pandangan terhadap kemungkinan potensi akuisisi, dan keahlian dalam mengiden-tifikasi dan memotivasi para manajer.
3.Penerapan yang efektif.
Strategi yang paling cemerlang tidak akan berguna jika tidak diterapkan secara efektif. Penerapan yang efektif memerlukan pembentukan kepemimpinan, struktur organisasi, dan sistem manajemen yang memegang teguh komitmen dan koordinasi seluruh pegawai, dan mobilisasi sumber daya untuk melengkapi strategi tersebut.
Demikian sekiranya beberapa strategi yang teman-teman dapat terapkan dalam organisasi yang mungkin sedang dijalankan, sehingga kita dapat bersama-sama menjalankan aktivitas organisasi yang kita ikuti dalam organisasi kampus maupun luar kampus.

Referensi:
http://imadiklus.com/2009/11/strategi-organisasi.html
http://www.docstoc.com/docs/3143895/Manajemen-Strategi

Telkomsel Versus XL

Iklan menggema di seluruh ruang dinding ruang TV saya saat melihat salah satu iklan di stasiun televisi ada iklan yang menampilkan sosok perempuan misterius berambut panjang sedang menunduk yang jika kita asumsikan perempuan tersebut seperti kuntilanak namun saat beberapa detik iklan berjalan ternyata perempuan tersebut sedang melakukan sms’an dan karena asiknya menikmati gratis sms perempuan tersebut menunduk, itulah gambaran iklan layanan selular operator XL.

Lain halnya jika mengamati iklan yang lain seperti operator layanan selular Telkomsel, dimana menampilkan dan menggait sejumlah artis dalam mempromosikan produknya ada Om Sule, dan personil sm*sh yang memang akhir-akhir ini popularitas mereka sedang naik daun, iklan Telkomsel menampilkan dan menghadirkan sejumlah intrik jika dibandingkan iklan XL yang sekarang sedang beredar, beberapa kata diucapkan dari iklan tersebut seperti “Kesurupan Setan Mahal”, “Jam malam ada batasnya”, dan masih banyak kata-kata yang lain dalam iklan Telkomsel.
Adapun Tanggapan saya sebagai salah satu customer dari operator layanan selular di atas yaitu sangat kocak, terhibur, dan semakin seru juga jika mengikuti perkembangan dari persaingan ketat di antara perang iklan dalam memasuki era persaingan dunia selular tersebut. Meskipun masing-masing operator mempunyai beberapa layanan yang merupakan karakteristik untuk menjual produk mereka namun sepertinya para costumer layanan selular seperti saya juga akan memilih dengan seksama mana iklan yang hoax (omong kosong) dan mana pula iklan yang benar-benar menawarkan layanan sesuai dengan omongan dari iklan tersebut.


Jika teman-teman perhatikan dari ulasan layanan serta harga dari dua produk tersebut mungkin teman-teman telah mempunyai gambaran jelas, mana yang menjadi pilihan dan mana yang hanya mengutamakan keuntungan dubandingkan kenyamanan sebuah customer layanan selular. Demikian tulisan fauzi kali ini semoga bermanfaat.

Referensi: Pendapat saya sendiri (http://uzi-online.blogspot.com)