Tips Kecepatan Optimal

Kecepatan yang saya maksudkan di sini adalah kecepatan aplikasi (*.exe) yang akan di-’nikmati’ oleh user/pengguna aplikasi. Bukan kecepatan seorang programmer untuk menghasilkan sebuah form seperti halnya rapid application development (RAD) yang akan dinikmati oleh programmer. Kecepatan ini berfungsi akan terasa jika teman-teman mengikuti lomba usb sistem informasi Gunadarma.
Beberapa Tips Untuk Mendapatkan Kecepatan Optimal
Berikut beberapa catatan singkat yang sempat terekam saat membangun aplikasi.

1. Pilihlah jenis koneksi database yang tepat

Sebelum terlalu jauh digunakan, cobalah beberapa alternatif koneksi yang memungkinkan. Bandingkan dan pilih dengan kecepatan yang paling optimal. Biasanya, koneksi langsung (direct connection) ke database jauh lebih cepat daripada harus melewati lapisan lagi semacam ODBC. Dalam kasus yang saya temui, saya menemukan bahwa koneksi ke PostgreSQL sangat jauh lebih cepat dengan Zeos daripada PsqlODBC.

2. Gunakan DLL untuk membuat program lebih moduler

DLL’s tersebut bisa kita gunakan menimpan prosedur2 yang sering di gunakan. Ini akan membuat file exe jadi lebih kecil ukurannya. DLL bisa dipanggil hanya ketika di perlukan.

3. Open dataset pada saat yang tepat dan memang di butuhkan

Jangan pasang semua dataset pada sebuah form dan di open semua saat form onShow. Open untuk dataset yang dibutuhkan . Jika ada dataset yang mungkin tidak mesti digunakan, open saat akan dibutuhkan saja. Misal dengan :

With Table1 do
if not Active then Open;

4. Gunakan query base daripada table base untuk form transaksi yang memerlukan banyak dataset

Query bisa kita atur untuk mengambil sebagian data saja, meskipun bisa juga dengan mennggunakan TTable dan di filter. Tapi itu akan jauh lebih lambat.

Akan lebih cepat Anda melakukan query dengan :

Insert into customer (nik,...) values ('0001' ... ...)

daripada:

Table1.Append;
Table.FieldByName(’nik’).AsString := ‘0001′;

Dengan query maka client tidak perlu meminta seluruh data (seperti pada table). Performance program akan terjaga. Jika menggunakan cara kedua (TTable), setiap bertambah record itu sama artinya menurunkan performance, semakin lama semakin lambat.

5. Load data sesuai yang diinginkan

Jika form hanyalah untuk input, maka gunakan komponen non DataAware, maksudnya komponen yang tidak berhubungan langsung dengan koneksi database missal TEdit (TDBEdit). Jadi begitu input langsung masukkan pada property SQL.Text := 'insert into ... bla... bla...'

Pilihlah Memory Table daripada TQuery yang dipasangkan dengan TUpdateSQL untuk menqoperasikan sebagian hasil query untuk di edit. Jangan pake Table yang di filter! Ini sama artinya meminta aplikasi load all data kemudian di pilihi.

7. Bijaksanalah menggunakan CalculatedField

Pilihlah query yang cukup kompleks untuk ambil dari beberapa table daripada Anda open satu dataset kemudian menggunakan event onCalculated, yang akan mengisikan field Calculated. Karena onCalculated akan terus di eksekusi sebanyak record yang harus di load. Jika query maka server hanya sekali menerima perintah, di proses dan kirim lagi. Ini juga akan mengurangi beban jaringan daripada cara CalculatedField.

(Studi Kasus: Sistem Informasi dengan Delphi 5 dan database PostgreSQL)
(by: Agus Widodo, S.Kom)

Berkah Laylatul Qadar ?

Pertanyaan ini muncul dalam pikiran sebagian kita karena adanya pernyataan Allah swt di dalam surat Al-Qadar.

Laylatul Qadar berkait erat dengan Nuzulul Qur’an (turunnya Al-Qur’an). Sehubungan dengan Nuzulul Qur’an dalam makna ini disebutkan setidaknya di dalam tiga surat Al-Qur’an: Surat Al-Qadar, surat Ad-Dukhkhan, dan surat Al-Baqarah.

Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam Al-Qadar. Dan tahukah kamu apakah malam Al-Qadar itu? Malam Al-Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (Al-Qadar: 1-3).

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dibeda-bedakan (dipilah-pilah) segala persoalan yang penuh hikmah.” (Ad-Dukhkhan: 3-4).

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda.” (Al-Baqarah: 185)

Sehubungan Nuzulul Qur’an dalam makna, ayat-ayat tersebut menggunakan kata “Anzala” artinya turun sekaligus. Beda maknanya dengan Nuzulul Al-Qur’an yang menggunakan kata “Nazzala” artinya turun secara bertahap.

Berdasarkan firman Allah tersebut menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan Nuzulul Qur’an di sini adalah turun sekaligus. Makna Nuzulul Qur’an inilah yang berkait erat dengan Laylatul Qadar yang ditunggu-tunggu oleh kaum mukminin dan muslimin.

Nuzulul Qur’an ini yang dapat menciptakan perubahan kehidupan manusia, mengefektifkan waktu untuk mencapai tujuan. Karena itulah Allah menyatakan malam Al-Qadar lebih baik dari 1000 bulan = 84 tahun.

Nuzulul Qur’an inilah yang mempersingkat waktu kesempurnaan penyampaian misi Rasulullah saw dalam 23 tahun yang semestinya ratusan tahun seperti para nabi dan rasul sebelumnya.

Jika demikian, Al-Qur’an dalam wujud apa yang turun kepada Rasulullah saw di malam Al-Qadar? Al-Qur’an dalam wujud tekstual atau Ruhul Qur’an? Tekstual jelas bukan, karena itu butuh tahapan waktu. Sehingga makna yang tepat di sini adalah Ruhul Qur’an, energi Al-Qur’an. Makna inilah yang berkait erat dengan malam Al-Qadar, malam penetapan takdir.

Sekiranya umumnya kaum muslimin meyakini makna ini dan mengaplikasikan ke dalam aktivitas kehidupan tentu punya pengaruh yang besar. Bisa jadi akan lebih mengefektifkan waktu dan menciptakan perubahan sebagaimana yang telah dicapai oleh Rasulullah saw dalam mengemban misinya selama dalam 23 tahun.

Tapi disini masih ada persoalan, siapakah yang mampu menerima Ruhul Qur’an pasca Rasulullah saw? Gunung-gunung saja tidak mampu menerimanya sebagaimana yang dinyatakan oleh Allah swt:

“Sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” (Al-Hasyr: 21).

Dari uraian tersebut dapat kita breakdown ke dalam beberapa pertanyaan:

1. Jika Nuzul Qur’an dimaknai turun secara bertahab, bukankah Al-Qur’an dalam makna ini sudah tidak turun lagi? Lalu apa kaitannya dengan Malam Laylatul Qadar yang terjadi setiap tahun?

2. Jika Nuzulul Qur’an dimaknai turun sekaligus, apakah Ruhul Qur’an itu turun setiap tahun? Kepada siapa Ruhul Qur’an itu turun pasca Rasulullah saw, dan di akhir zaman ini turun kepada siapa? Ke dalam hati seluruh kaum muslimin? Mampukah hati mereka menerima Ruhul Qur’an? Sementara gunung2 saja tak mampu?

3. Jika Ruhul Qur’an turun bersamaan terjadinya Malam Al-Qadar, mengapa tidak menciptakan perubahan yang signifikan bagi kehidupan manusia?

4. Apakah Laylatul Qadar, malam penetapan takdir, dinyatakan lebih baik dari seribu bulan hanya bermakna fadhail (keutamaan) dalam nilai pahala nanti di akhirat? Dan tidak bermakna sebagai energi yang luar biasa yang dapat menciptakan perubahan, dan mengefektikan produktivitas manusia dalam kehidupan?

5. Apa yang dimaksudkan Laylatul Qadar sebagai malam penetapan takdir? Jika demikian, penetapan takdir terjadi setiap tahun di bulan Ramadhan pada malam Al-Qadar, apa maksudnya?

6. Apa yang dimaksud dengan kalimat surat Ad-Dukhkhan ayat 4: Fîhâ Yufraqu amrun hakîm ( di dalamnya dibeda-bedakan segala persoalan yang penuh hikmah).

http://shalatdoa.blogspot.com

Instalasi Oracle

Sesi sebelumnya fauzi sempat tuh njelasin kelebihan-kelebihan oracle dibanding yang lainnya dan bagi yang berminat untuk mencoba menginstal atau belajar ada beberapa spesifikasi komputer yang harus rekan-rekan miliki sebelumnya serta langkah-langkah yang benar untuk menginstal database ini

Adapun beberapa spesifikasi komputer sebagai berikut:
• Kebutuhan Minimal Server
-Processor 266
-RAM 128 MB
-Hardisk
*FAT = 1.6 GB (Min), 2.0 GB (Typical)
*NTFS = 1.1 GB (Min), 1.3 GB (Typical)
• Kebutuhan Minimal Client
-Processor 166
-RAM 64 MB
-Hardisk
*FAT = 920 MB (Administrator), 310 MB (Programmer), 220 MB (Application User)
*NTFS = 390 MB (Administrator), 240 MB (Programmer), 160 MB (Application User)

Langkah untuk instalasi oracle Server
1.Masukkan CD Installer
2.Pada Window auto run pilih tombol “Install/Deinstall Product”
3.Pilih Tombol “Next”
4.Tentukan nama Oracle Home dan Path-nya
5.Pada window Oracle Universal Installer pilih “Oracle Enterprise Edition” – “Next”
6.Pada pilihan Installation Type pilih “Minimal” – “Next”
7.Pada pilihan Select Starter Database pilih “No” – “Next”
8.Pada window Summary pilih tombol “Install”

Langkah untuk instalasi oracle Client
1.Masukkan CD Installer
2.Pada Window auto run pilih tombol “Install/Deinstall Product”
3.Pilih Tombol “Next”
4.Tentukan nama Oracle Home dan Path-nya
5.Pada window Oracle Universal Installer pilih “Oracle Client” – “Next”
6.Pada pilihan Installation Type pilih “Administrator” – “Next”
7.Pada pilihan Select Starter Database pilih “No” – “Next”
8.Pada window Summary pilih tombol “Install”

Selamat Mencoba, Semoga berhasil Yah...

Pengenalan Oracle

Bagi seorang sisfo sangatlah penting mengenal sebuah database yang digunakan sebagai penyimpanan data indormasi, apalagi database satu ini. Dalam sesi kali ini saya akan mencoba mengenalkan lebih jauh tentang Oracle dan kelebihan database tersebut.
Oracle merupakan Sebuah database dengan konsep RDBMS (Relational Database Management System) dengan kemampuan seperti database lainnya yakni membuat suatu table sebagai struktur penyimpanan dasar dan satu tabel atau lebih membentuk Relational Database yang bersifat ORDBMS.

Adapun pengertian ORDBMS antara lain Penyimpanan user defined data type sebagai objek table dan method yang dapat diasosiasikan ke dalam definisi table sehingga membentuk kolom untuk menggunakan tipe data yang akan didefinisikan oleh seorang user.

Keunggulan Dari Database Oracle
1 . Scalability (Kemampuan menangani banyak user tanpa mengurangi performance)
2 . Reliability (Kemampuan melindungi data dari kerusakan)
3 . Serviceability (Kecepatan mengoreksi kesalahan seluruh data)
4 . Stability (Kemampuan untuk tidak crash karena menangani beban kerja yang tinggi)
5 . Availability (Kemampuan menangani crash/failure agar service tetap berjalan)
6 . Multiplatform (Dapat digunakan untuk banyak OS)
7 . Mendukung data yang sangat besar (512 petabyte)
8 . Sistem sekuriti yang handal
9 . Mendukung database berorientasi objek
10. Menampung semua tipe data